Biaya Pendidikan Institut Bisnis Dan Informatika Kwik Kian Gie (KKGSOB) TA 2024/2025


Bersama ini kami biayakuliah.info menyampaikan informasi tentang Biaya Pendidikan Institut Bisnis Dan Informatika Kwik Kian Gie (KKGSOB) TA 2024/2025, Sebagai berikut :

Sejarah Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie

Kwik Kian Gie (Hanzi sederhana: 郭建义; Hanzi tradisional: 郭建義; Pinyin: Guō Jiànyì) (lahir 11 Januari 1935) adalah seorang ahli ekonomi dan politikus Indonesia keturunan Tionghoa. Kwik menjabat sebagai Menteri Koordinator Ekonomi (1999–2000) dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional & Ketua Bappenas (2001–2004). Kwik merupakan fungsionaris PDI-Perjuangan.

Selain itu, sebagai bentuk pengabdian di dunia pendidikan Indonesia, ia mendirikan Institut Bisnis dan Informatika Indonesia. Seusai studi di Nederlandsche Economische Hogeschool (kini bernama Erasmus Universiteit) di Rotterdam, Belanda, Juli 1963, Kwik Kian Gie tak langsung pulang ke Indonesia. Kwik muda bekerja dulu sebagai asisten atase kebudayaan dan penerangan Kedutaan Besar RI di Den Haag, selama satu tahun. Kemudian, ia menjadi direktur perusahaan perkebunan NV Handelsonderneming IPILO, Amsterdam.

Kehidupan di negeri kincir angin memang membawa perubahan besar bagi kehidupan pribadi Kwik. Ia berangkat ke Belanda sendirian, tapi ketika pulang ke Indonesia Kwik membawa serta tiga orang bersamanya. Mereka adalah Dirkje Johanna de Widt (gadis Rotterdam yang menjadi istrinya), serta kedua anaknya Kwik Ing Hie dan Kwik Mu Lan. Dari ketiga anaknya, hanya si bungsu Kwik Ing Lan yang lahir di Indonesia.

Sekembali ke Indonesia pada 1970, putra seorang pengusaha hasil bumi The Kwie Kie ini memasuki dunia bisnis. Awalnya ia memimpin lembaga keuangan nonbank, yaitu Indonesia Financing & Investment Company selama tiga tahun. Ia juga membuka usaha pengelolaan perkebunan di bawah PT Jasa Dharma Utama dan mendirikan PT Altron Panorama Electronics. Yang disebut terakhir menjadi agen tunggal dan distributor beberapa barang elektrik dan elektronik.

Baca Juga:   Biaya Pendidikan S2 Universitas Logistik & Bisnis Internasional (ULBI) TA 2024/2025

Pada 1987, Kwik hengkang dari dunia bisnis (meski hingga 1990 namanya masih tercatat sebagai direktur utama PT Altron Niagatama Nusa). Bagi analis ekonomi yang senantiasa berpenampilan konservatif ini, kegiatan bisnis bukan tujuan utama, melainkan batu loncatan ke dunia yang lebih dicintainya, yaitu pendidikan dan politik. Kwik tidak menisbikan harta, tapi ia tak bersedia menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk mengejar uang. Lantas, Kwik pun terjun total ke dunia pendidikan dan politik, memenuhi obsesi hidup yang telah diniatkannya sejak remaja. Bersama dua rekannya, Kaharudin Ongko dan Djoenaedi Joesoef, ia mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Institut Bisnis Indonesia (STIE IBII). Di lembaga tersebut ia duduk dalam jajaran dewan direktur.

Sedangkan untuk dunia politik, Kwik bergabung dengan PDI. Di sana ia duduk di Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) (sekaligus menjadi salah satu Ketua DPP PDI). Meski kemudian pemerintah menyingkirkan Megawati dari PDI, ia tetap konsisten membela dan mendukung putri sang proklamator itu. Menurut Kwik, kemanusiaan Megawati sangat tinggi. Reformasi yang berkobar menyusul runtuhnya pimpinan Orde Baru Soeharto, PDI (kemudian bernama PDI Perjuangan) kemudian mendapat ruang gerak yang sebebas-bebasnya. Selanjutnya, Kwik melenggang ke Senayan sebagai anggota DPR RI. Di sana, ia pun dipercaya menjadi Wakil Ketua MPR RI.

Baca Juga:   Biaya Kuliah Program D3 Manajemen Informatika Bina Sarana Indonesia (BSI) Jakarta

Meskipun telah menjadi menteri, daya kritis tetap milik Kwik. Bahkan dalam kapasitasnya sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, ia sempat mengancam akan mundur dari jabatannya itu jika Penyelesaian Kewajiban Pemegang Saham (PKPS) tetap diperpanjang, karena perpanjangan waktu pembayaran utang para konglomerat bermasalah itu dianggapnya tidak adil dan mengorbankan rakyat. Dirinya sempat dianggap layak diperhitungkan untuk menjadi calon presiden pada Pemilu Presiden 2009, bahkan wacana ini sejak Pemilu Presiden 2004. Saat itu, kelompok organisasi mengajukan Kwik sebagai calon presiden dari Independen, namun UU saat itu belum memperbolehkan hal ini.

Visi

Menjadi salah satu school of business terkemuka di Indonesia yang berwawasan regional dan internasional, dengan kualitas unggul berdasarkan standar world class university, dikenal oleh masyarakat luas, serta diakui oleh dunia usaha.

Misi

Membentuk insan profesional, pengusaha, dan pemimpin masa depan yang kompeten dalam bidang bisnis yang berwawasan regional dan internasional, melalui proses pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berkualitas.

Baca Juga:   Biaya Pendidikan Universitas Persada Indonesia YAI (UPI YAI) TA 2024/2025

Program Studi di Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie

Program Sarjana Reguler

  • Akuntansi
  • Administrasi Bisnis
  • Ilmu Komunikasi
  • Manajemen
  • Sistem Informasi
  • Teknik Informatika

Program Sarjana Eksekutif

  • Akuntansi
  • Administrasi Bisnis
  • Manajemen
  • Sistem Informasi

Program Pascasarjana

Rincian Biaya Kuliah di Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie TA 2024/2025

Fakultas Program Studi Uang Pangkal
I II III IV V
Beasiswa 100% Beasiswa 75% Beasiswa 50% Beasiswa 20% Jalur Reguler
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Akuntansi 0,- 6.250.000,- 12.200.000,- 18.750.000,- 25.000.000,-
Manajemen 0,- 6.250.000,- 12.200.000,- 18.750.000,- 25.000.000,-
Administrasi Bisnis 0,- 6.250.000,- 12.200.000,- 18.750.000,- 25.000.000,-
Fakultas Komputer dan Komunikasi Sistem Informasi 0,- 6.250.000,- 12.200.000,- 18.750.000,- 25.000.000,-
Teknik Informatika 0,- 6.250.000,- 12.200.000,- 18.750.000,- 25.000.000,-
Ilmu Komunikasi 0,- 6.250.000,- 12.200.000,- 18.750.000,- 25.000.000,-
Fakultas Program Studi Uang Pangkal
Potongan 5% Potongan 2,5% I II III
Pembayaran Okt 2023 Pembayaran Nov 2023 Paling Lambat 20-08-2024 Paling Lambat 5-10-2024 Paling Lambat 30-11-2024
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Akuntansi 0,- 6.250.000,- 12.200.000,- 18.750.000,- 25.000.000,-
Manajemen 0,- 6.250.000,- 12.200.000,- 18.750.000,- 25.000.000,-
Administrasi Bisnis 0,- 6.250.000,- 12.200.000,- 18.750.000,- 25.000.000,-
Fakultas Komputer dan Komunikasi Sistem Informasi 0,- 6.250.000,- 12.200.000,- 18.750.000,- 25.000.000,-
Teknik Informatika 0,- 6.250.000,- 12.200.000,- 18.750.000,- 25.000.000,-
Ilmu Komunikasi 0,- 6.250.000,- 12.200.000,- 18.750.000,- 25.000.000,-

Loading